3 Jenis Investasi yang Paling Menguntungkan

Advertisements

Ada beragam jenis investasi yang bisa dilakukan untuk membuat kondisi keuangan jadi lebih berkembang. Permodalan dapat menjadi cara mendapatkan tambahan penghasilan maupun menjadi cara menghimpun tambahan keuangan. Permodalan biasanya berkaitan dengan jangka waktu, ada permodalan jangka panjang ada pula permodalan jangka pendek. Berikut ini pilihan permodalan yang bisa dilakukan.

1. Tabungan Bank

Permodalan satu ini bukan lagi hal yang asing bagi orang yang ingin mengembangkan kondisi keuangannya. Permodalan ini tidak membutuhkan banyak modal awal. Selain itu, permodalan ini juga bisa dilakukan oleh siapa saja. Permodalan ini tidak membutuhkan persyaratan yang rumit. Meskipun begitu, tabungan bank mungkin tidak memberikan banyak bunga atau keuntungan dibanding dengan jenis permodalan lainnya.

Hal yang menjadikan permodalan tabungan bank jadi pilihan yang tepat adalah penabung tidak diwajibkan untuk menabung secara rutin dengan batas waktu tertentu. Permodalan jenis ini kebanyakan mudah untuk dilakukan karena prosesnya tergolong cepat. Tabungan bank ada banyak produknya. Penabung harus memastikan bahwa tabungan yang dipilih sudah sesuai dengan keperluan.

2. Deposito Berjangka

Deposito merupakan pilihan terbaik bagi yang menginginkan tingkat suku bunga yang tinggi. Deposito pada dasarnya memiliki kesamaan dengan tabungan. Hanya saja, deposito memiliki tanggal jatuh tempo sesuai dengan kesepakatan dan tidak bisa dicairkan sewaktu-waktu. Sekalipun dapat dicairkan sebelum jatuh tempo nasabah akan mendapatkan sejumlah denda sesuai dengan ketentuan dari bank.

Suku bunga dari deposito cukup besar sehingga bisa memberikan cukup keuntungan ketika tanggal jatuh tempo. Pengambilan dana sesuai dengan tanggal jatuh tempo tidak akan dikenai denda. Tingkat suku bunga deposito dipengaruhi juga dengan banyaknya jumlah uang yang didepositkan. Deposito berjangka cukup aman dan memiliki risiko yang lebih rendah. Selain itu, permodalan jenis ini juga mudah untuk dijalankan serta prosesnya tidak rumit.

3. Emas

Permodalan dalam bentuk emas merupakan cara penanaman modal yang paling sering dilakukan. Permodalan jenis ini sangat tepat bagi mereka yang ingin menanamkan modal tanpa terpaku pada tingkat suku bunga. Permodalan dengan cara ini bisa mengandalkan penurunan atau kenaikan harga dari emas. Saat emas mengalami kenaikan harga pemodal bisa menjual emas yang dimiliki. Sedangkan saat harga emas turun, pemodal dapat membeli emas.

Kenaikan harga emas dapat dipengaruhi oleh beberapa hal. Emas biasanya mengalami kenaikan ketika ada perubahan terhadap surat berharga. Adanya perubahan pada nilai surat berharga bisa berupa penurunan pada obligasi dan saham. Harga emas bisa mengalami penurunan ketika emas mengalami perubahan jangka pendek. Sedangkan perubahan jangka panjang bisa juga berpengaruh pada nilai dari emas tersebut.

Salah satu hal yang patut dipertimbangkan ketika memutuskan untuk melakukan penanaman modal dengan emas adalah penyimpanan. Emas bisa disimpan dalam rumah atau bisa juga disimpan di bank. Penjualan emas mudah untuk dilakukan emas bisa dijual lewat pegadaian bisa juga dengan cara lainnya. Pembelian emas juga bisa dilakukan secara langsung bisa dibeli dengan cara bertahap melalui tabungan emas.

Produk investasi ada banyak macamnya. Pilihlah permodalan yang paling sesuai dengan kebutuhan serta kondisi keuangan. Hal lain yang perlu juga untuk dipertimbangkan kaitannya dengan permodalan adalah jangka waktu. Pastikan untuk menetapkan jangka waktu yang tepat untuk mendapatkan keuntungan sesuai dengan tujuan dari penanaman modal.